Wednesday, April 25, 2007

*antara buah jiwa dan tata bahasa

- terikat mati -
di sini aku simpan hati,
pada nadi terikat mati
segala tanya simpan lain hari
tak mungkin tertiup walau sejelentik jari
semua ragu terhapus nanti
bermodal senyum kaki melangkah lari
disini kita bangun tembok abadi
jangan dengar suara ku bernyanyi
nada ini lancang bersuar cerita ilahi
karena pada nadi terikat mati
pada mu tersimpan hati..


- memudar -

dengan ini kesedihan menghitam
tangisan mendorong jiwa ini padam
telunjuk mulai menuding hari
salahkan dunia hiraukan diri
jika itu redam air mata,
teriak lantang tantang dunia
arah caci pada lembar putih
kotori diri dengan senyum lirih
jika usai, kembalikan semua..
ambil langkah kenali diri
hiasi nada menarik senyum
disini kesedihan memudar..


- kecil -
pahlawan kecil..
dadamu terikat kumpulan nafas terakhir
tangan mu genggam balutan luka martir
seakan penuhi perisai dalam raga mungil
raja kecil..
ku bangunkan mentari untuk mengusui
berbagi peluh beralas kaki mulai hari
seakan pagi tertawa dalam pipimu gempal
tuhan kecil..
terimalah aku dalam dekap hangat mu
ijinkan senyummu abadi di mata ku
seakan dunia ini bernasip adil.

Monday, April 16, 2007

- detik berdetak detak lalu detik -

- terputus nasip -
aku berburu tulang untuk makan siang
aku membunuh lanang untuk adu jantan
aku menggenggam ladam untuk jiwa kelam
aku menggubah terang untuk sayu luruh teluh
aku kaku tak lagi ubah nasip melaju
aku luluh tak seikat lidi terangkat teguh
aku hanya nama yang mereka panggil aku..

- susunan jiwa lama -
hanya tulisan jika itu tertulis saja
mungkin goresan akal sehat yang hanya terarah
tak lebih dari rasa jiwa yang hanya mampu perpenakan tinta
tak lebih dari suara yang hanya termakan raga merana
tak lebih dari nada yang terus dentumkan kering dahaga
mungkin hanya hiasan suara terlajur pena
hanya tulisan jika itu susunan jiwa lama..


- pilih sama waktu beda -
detik berdetak..
detak lalu detik,
lalu pada masa tak awalan
dia terarah..
laju memudar,
tersamping pada telunjuk tak terbelakang
tersuarakan pilihan yang terdengar berlainan
terserah jika ingin memilih,
detak atau detik..

Friday, April 13, 2007

UNTUK LAIN WAKTU

- luang kalahkan uang-
ini waktu yang hilang terbuang
yang lalu memuja bermimpi bawa pulang
terdahulu tak ada yang tertinggal melajang
apapun itu lampau hanya ingatan
berjuang teman pada angan yang hilang
ambil luang kalahkan uang
aku memimpikan suram itu redam
ini waktu ku abadikan bagimu
celah itu ku sediakan tunjuk arahmu
berjalanlah ke arah mentari memuja setan
lantangkan dada tunjuk muka sebutan binatang
ini waktu yang hilang terbuang
jangan memimpikan kesempatan,
berjuang...
13/04/2007


- ingin terdengar -
guru ilmu,sang bijak belajar melayang
dia terlantar tak ada yang mau dengar
jika kubur itu nyaman,
gurun terasa bising menghiraukan.
di batu dia berkarat,mengikat nasip dengan penat
tak lari langkah pun berat merapat
tak sanggup ikuti roda dia tak tercipta
dia ingin waktu saja,tuhan berikan semuanya dia tak sanggup terima.
dia tertawa pada esa, menangis pada rasa
dia semua tanpa raga,
dia tak ada tanpa angin mendorong jiwa.
dia adalah semuanya tanpa semua miliknya
dia hanya diam merapat padat berkarat
dan berhak hilang untuk terhilang,
terbang..
13/04/2007

- tidak untuk satu waktu -

baiklah kawan,
aku berikan satu kata
aku berikan tarikan nafas lega
tidak untuk terpajang terdepan di jendela
tidak untuk tergurat lusuh air mata buaya
hanya esa yang tahu satu ku arahkan telunjukku
berlarilah hidup dalam putar roda
bersama tak perlu sapa apapun itu kita ada
hilang rasa kita tersapa tertua
raga pasti terlupa jika kata itu ada
kita tak mati selamanya...
apapun itu jangan sapa jika itu hanya kata,
tak perlu senyum jika hanya tarikan bibir merona,
tak perlu bertanya jika lupa siapa..
aku takut terkecewa,
takut muka tak sama saat lalu kita bercanda,
takut terpikir otak siapa terpaut nama,
takut aku tak terharapkan ada..
pastikan sekarang kawan,
pastikan tak pernah hilang dalam pikir batasan,
pastikan kita ada dan tak pernah ada,
aku berikan satu kata
aku berikan tarikan nafas lega..
13/04/2007

Friday, March 9, 2007

ini suasana namanya....

-kita muda selamanya-
kita bercanda..
kita review gaya sesudah berlaga,
kita adaptasi suasana keringkan dahaga,
kita gagal dalam keseriusan bernada,
kita capai hancurkan panggung dunia,
kita berbincang segalanya kecuali tangis bencana,
kita takkan berlanjur lajur berduka,
kita bertujuan terus lurus ceria,
kita tak merasa tua..
kita muda selamanya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
kita atau hanya aku saja?
jawab saja jangan terus tertawa!
selamanya...
KITA PASTI MATI MUDA!!!

[19.05#09.03.2007]

Sunday, March 4, 2007

dimana aku ada..



-Tujuh Tingkat Surga-


Tingkat satu : nasi + kecap + tempe


Tingkat Dua : nasi + sambal kecap + tempe


Tingkat Tiga : nasi + sambal kecap + bawang goreng + tempe


Tingkat Empat : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + tempe


Tingkat Lima : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + makan rame2 + tempe


Tingkat Enam : nasi uduk + sambal bawang + bawang goreng + kamu menemani + tempe


Tingkat Tujuh : nasi + sambal + tempe (dari tangan ibu)


ps.ini sudah lebih dari cukup,jangan ajak aku ke dunia mu........


[puisitakbertuhan]



-aku-


aku menyukai dunia,
dengan ragam yang ada...
aku menyukai warna,
dengan raga yang ada.
aku menyukai kamu,
dengan semua yang ada...
walau aku terpaksa menyukai aku
karena aku ada...



-aku satu ekor-
ekor lari ke belakang

tak jelas salah langkah
masuk lubang kelam
di musim hujan
terdiam dingin air larut

terhalang lubang kerut
kulit berhala penghisap usia
aku mati atau bernyawa

aku seekor tanpa raga


-atur jalur-
kering memang jiwa ini

terbakar tingkat tiga kesepian
renungan arti dari kebiasaan bernafas lega,
tidak menarik kemungkinan
kita menyumbat takdir sendiri
dalam menahan pertemuan belahan hati.
kita polisi laju nadi nasib sendiri
tak kan lari jika benar anda ingin menari
dengan kecepatan sendiri.
mungkin temui ancaman takdir
anda atur jalur mata nasib
dengan siapa anda menari
irama ritme nada pengiring memaksa anda tersenyum,
senyum pelayanan masyarakat
tanpa tahu anda akan ditikam
tilang tusukan dari belakang!


-cinta nama-
itu namanya cinta.

sebuah nama
bayangan menyapa
surga melanda

ini namanya cinta..

sebuah nama
tulang sendi dada
memeluk dunia

ini namanya cinta..

sebuah nama
tikam tajam maya
terbakar neraka

ini namanya cinta..
sebuah nama.


-pemimpi-
saya memberikan suara

saya memberikan dahaga
tanpa dunia meminta
saya mengerut keluh
saya membasuh peluh
saya penjaga sebelum ada tersangka
saya terjiwai tanpa raga angkat bicara
saya pemimpi berjalan kaki

Friday, March 2, 2007

Disini SERUAN terdengar RIANG!!!


- kunci E volume tinggi!!! -

di sini kita pegang suara bersama
kita gemuruhkan seru
kita suguhkan niat berpeluh teguh
kita sodorkan bara api
kita emosi tau diri
kita tak tentu arah mata kaki
kita genggam tujuan hati..

tertawalah kawan..
sebelum dimulai berdentam,
sindiran celoteh pemain tak mahir,
membantu sambil tersenyum nyengir..
kita siapkan emosi,
kita beri sedikit jelentik jari,
mata ke kanan kekiri,
pose sedikit abadikan diri..

dimulai emosi!!
sedikit intro persiapan malam tadi,
nyalakan api dengan kunci E volume tinggi!!!
aku siap di sini!!
tanganku penuh genggam muka!!,
kakiku rapuh tendang mata!,
mulutku penuh nada lugas kesasar tak jelas!


kawan kita tertawa riang..
kita sadar kita merah padam,
kita sadar keringat tertukar,
kita sadar kamera mengincar,
tak perlu tertata bergigi tak rata,
kita bergaya kawan,kita tertawa..
kita klasifikasi mahluk keren tingkat tinggi!!!!!!!

12:58 03032007 [puisitakbertuhan]
ps. gigitjari tak bisa datang...


- daerah istimewa -
ini daerah pabean untuk jiwa liberal
tak heran keluar malam
bercerita, teman...berceritalah.
untuk itu kita tertemani malam
dan gorengan dingin jam tiga pagi
jangan heran,
gelap punya kita
termanja tawa, tergiur suasana

bernafaslah bebas hirup asap kota
cari udara ini sampai ke sorga
kamu hanya dapat di tugu sana
dengan teh dan gorengan tiga
porsi cukup untuk mengorek kata
semua berita terbagi rata untuk kita
kita fasilitator sebar nada

kuceritakan saja tentang air tawa
alkohol pastinya, bebas jenisnya
"asu untuk kamu, asu untuk aku..
diancuk untuk masalah yang ada,
banjiri daerah istimewa
dengan anggur merah cap orang tua!"
penyesalan kawan, tak terbagi tegukan bersama
mungkin nanti, mungkin pasti!
tak mau tentukan hari tapi..
[puisitakbertuhan]

Thursday, March 1, 2007

Mengintip dalam Labirin kecil

- varian -
kata cinta tak selamanya terluka,
saat diri berulah terhajar..
menunggu tak menghentikan waktu,
saat nafas kalbu merintih teriris..
yang lalu menggoda untuk menangis,
aku berdoa untuk terjadi..
lagi dan lagi.
kata cinta tak selamanya suka,
saat diri termanja kata..
menunggu tak terhentikan waktu,
saat tarikan nafas di gendang telinga..
yang lalu tak kan pernah bercanda,
tak ada harapan untuk doa..
bahagia,tak ada doa.
harapan dan senyuman,
lainnya varian arti rasa..
kadang lebih,tidak mungkin kurang.
semua dibesarkan,adalah manusia.
[16012006.12'45]
---puisitakbertuhan--


- narzis -
aku melihat mimpiku biru..
semua biru tak ada yang ungu,
tak ada yang semu,bahkan layu,tak terkecuali lagu...
gambaran tak jelas,
biru bercampur semu kesukaanku.
kamu,mati saja!ini biruku,langitku,gelapku...
bukan hitam,tapi biru gelap..
warnaku semua biru,tak terkecuali lugu..
pertanyaanmu aneh?
seakan biruku tak jelas untukmu..
aku tak membuat biru wajahmu,
ciptaan tuhan terlukis indah...
buktinya aku...
---puisitakbertuhan--


- masih -
aku berlari sampai nanti..
tak henti harap berujung.
ketika agama bercabang,
ketika keteguhan menjadi perang..
aku masih di jalan ini,
menunggu nanti menyapa pagi..
membuatkan kopi tanpa susu,
mendengar lagu sendu
tanpa malu...tersipu.
01012006,23.28
---puisitakbertuhan---
saya menangis di tahun baru,tuhan tidak menjawab pertanyaanku....


- [ affair ...] -
[+] tau kesialan saat berucap cinta?
[-] ???
[+] lidahmu kaku membatu...
[+] tau kemujuran saat berucap dusta?
[-] ????
[+] lidahmu liar menari...
[-] kenapa kamu tidak berucap dusta saat mencari cinta?
supaya lidahmu menari saat mencari celah untuk bercinta..
[+] aku tidak senista itu...
[-] pada akhirnya kau pun harus berdusta untuk bercinta,seperti sekarang...
[ dan mereka melakukannya...]


..sahabat..
saat masa lalu menyapa.
menggila,menusuk,menyesal..
menghantui tawa,terhenti dan tertangis..
mungkin nyawa dalam lyric menghentikanku bernyanyi..
untuk tersadar aku tidak sendiri,
dalam tubuh baruku,suara burukku..
untuk tersadar aku tidak disini,
dalam rintih tangis laluku..
untuk tersadar aku bersamamu,
dalam penghiburan takterhenti..
berusaha menarik berat senyumku,
tertatih-tatih berharap ringan dipundak terbantu..
kata yang tak sempat terucap dalam duka,
terimakasih..
---puisitakbertuhan---


ingin? ambil!!
" berjiwa muda dalam suka tak kenal rasa dalam dunia
senang mencinta dalam terang
buat awan dengan dugaan
membuat batasan dalam tawa
ada beban perlu jawaban mengingat waktu berdentang seru
mengharamkan Langkah terbelakang "
" berpikir saat ini,tertawalah sekarang juga
jangan menunggu mati..basi "
09112005,01.12
---puisitakbertuhan---